MImpi yang jadi nyata

Sabtu, 27 Desember 2008

Malam itu, aku melihat beberapa orang yang sama sekali tidak aku kenali, namun aku tahu mereka semua telah meninggal, mungkin mereka adalah keluargaku atau orang-orang yang berada di lingkunganku, akupun tak tahu. Mereka semua berpakaian serba putih. Dan sesaat ketika aku mencoba mengenali wajah-wajah mereka, aku terpaku pada sesosok wajah. Itu KKq! Yah, aku mengenalinya. Dari caranya tersenyum, caranya memandangku, itu dia! Tapi tak berapa lama, dia kemudian berbalik arah. Dia berjalan pergi menjauh. Aku memanggilnya, dia hanya berpaling sekali lalu beranjak lagi. Aku berteriak memanggil namanya, tak terasa air mata mulai mengalir di pipiku. Sayup-sayup kudengar azan subuh, seketika itu pula aku terbangun. Tuhan, aku hanya bermimpi! Namun seakan nyata, saat ku sentuh pipiku, lembab, masih ada sisa-sisa air mata.

Aku mengira itu semua hanya bunga tidur, namun sekarang terjawablah sudah! Dia betul2 pergi menjauh! Menjauh dariku!

Aku tahu semua ini karena keegoisanku, tapi semua apa yang terjadi mungkin memang harus terjadi. Mungkin dia bukanlah yang terbaik bagiku dan begitu pun sebaliknya. Tuhan terimakasih atas segalanya. Meski dalam hatiku masih tersimpan rasa itu, yang mungkin lama akan sirna, tapi aku bersyukur telah pernah memilikinya.

1 Response so far »

  1. 1

    mexs said,

    January 8, 2009 @ 4:01 am

    maaf ya..gue kasih comment dikit
    gk marahkan!!!..

    apapun yang telah kita lihat dalam mimpi bisa menjadi kenyataan tapi bisa aja hanya bunga tidur..
    dibalik itu semua pasti ada hikmahnya…
    ALLAH meminta kita untuk banyak2 beribadah kepadaNya
    patuhi segalah peraturannya n jauhi larangannya
    maaf yaa..gue kasih nasehat…
    nasehat dari seorang temen kok…
    key….

Comment RSS · TrackBack URI

Say your words