A story of Tears: dedicated to someone
Ada 2 tetes air mata mengalir di sebuah sungai.
1 tetes air mata itu menyapa air mata yang satu lagi,
Air mata 1: "Saya adalah air mata seorang gadis yang mencintai seorang lelaki tapi telah kehilangannya. Siapa pula kamu?"
Air mata 2: "Saya air mata seorang lelaki yang menyesal membiarkan seorang gadis yang mencintai saya berlalu begitu saja"
Begitulah kisah dua air mata yang bertemu.
Saat sang gadis mencintai lelaki begitu dalam, apapun dilakukan, segala cara ditempuh demi memenangkan hatinya, sacrifice, and tears came up. Tapi apa dayanya, sang lelaki tlah memilih hati yang lain. dan tinggallah sang gadis dengan air matanya. but life must goes on.
Saat sang lelaki mengetahui si gadis mencintainya, ia hanya terdiam, ia telah memberikan hatinya untuk hati yang lain. Namun, entah mengapa airmatanya menetes. mungkin karena ia akhirnya sadari, gadis itu mencintainya tulus lebih dari yang ia tahu.
Semoga para pembaca tidak mengalami hal demikian. jika kalian mencintai seseorang, "Just say it!" karna kita tak pernah akan tahu hatinya, dan kita tak akan pernah tahu kapan kita pergi. Jangan sampai kamu menyesal dan berakhir layaknya dua airmata itu.
(SMA)
NunUNg said,
July 9, 2008 @ 4:39 pm
Hidup Menyet….!!!
Tuntut ilmu sampe ke negeri Cina,
Berobat Sampe ke Singapur (Indonesian Life style)
Kejar Dia sampe ke Afrika!! (based on Endensor Andrea Hirata)
M.A. Nur said,
August 16, 2008 @ 9:32 am
sesekali memang kita harus menangis, untuk tahu begitu berartinya kebahagiaan saat kesedihan menyelimuti kita